Dinas Kesehatan kabupaten Sanggau mengungkapkan penderita katarak di
Sanggau cukup tinggi. Ini dilihat dari banyaknya pasien yang mendaftar
ketika digelar operasi katarak gratis setiap tahunnya.
“Setiap tahun yang mendaftar itu sekitar tiga ratus orang. Jadi cukup
tinggi,” kata Jones Siagian, Kepala Dinas Kesehatan Sanggau usai
meninjau operasi katarak gratis di RSUD Sanggau, Kamis (3/9) pagi lalu.
Ia menduga tingginya penderita katarak disebabkan asap maupun cuaca
yang terlalu panas. Pun bisa juga dari usia yang sudah lanjut. Dari
ratusan orang yang mendaftar rata-rata berumur di atas 40 tahun.
Sayangnya lagi tak semua bisa dioperasi karena alasan kesehatan.
“Ketika mau dioperasi ternyata tekanan darahnya naik. Tapi kita
biasanya memberikan obat penurun tekanan darah. Tapi kalau tidak turun
juga, terpaksa tidak jadi dioperasi. Atau karena gula darahnya tinggi,”
terangnya.
Jones mengatakan operasi katarak gratis yang digelar 1-3 Oktober
tersebut dilaksanakan berkat kerjasama antara Dinkes Sanggau, Dinkes
Provinsi dan Bansos perkumpulan dokter ahli mata. Tak kurang dari 272
orang yang mendaftar. Di Sanggau sendiri, kata Jones, operasi katarak
gratis digelar setiap tahun. “Ini sudah yang ke 10 kalau tidak salah.
Setiap tahun dilakukan. Pendaftar dari seluruh kecamatan,” ujarnya.
Selain Jones, Wabup Yohanes Ontot juga ikut meninjau langsung
pelaksanaan operasi katarak di ruang operasi. Wabup melihat langsung
ketika dokter mengeluarkan katarak (kotoran) dari mata pasien. “Jadi
setelah dioperasi ini, pasien tak perlu kacamata tebal lagi untuk bisa
melihat,” jelas dokter pada Wabup di sela-sela operasi.
Usai meninjau pelaksaan operasi, Wabup dan Kadinkes menyapa puluhan
pasien yang menunggu di luar. Satu persatu disalami orang nomor dua di
Pemkab Sanggau itu. (sumber)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar